Pendidikan Membutuhkan Guru Profesional Bahasa Inggris Demi Menerjang MEA 2017

Untuk menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), peran pendidikan sangatlah penting demi menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang profesional dan juga unggul, serta memiliki daya saing yang kompetitif. Oleh karena itulah, Tanah Air kita tercinta ini membutuhkan tenaga pendidik (guru) yang profesional, termasuk juga dalam penguatan pendidikan secara vokasi dan perluasan akses.

masyarakat ekonomi asean

Muhadjir Effendy yang kini menjabat sebagai Kemdikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) menjelaskan sebagaimana yang dikutip dari keterangan tertulisnya, bahwa dalam UU (Undang-Undang) Nomor 14 Tahun 2005, mengenai guru dan juga dosen diberi amanat bahwa pekerjaan sebagai tenaga pendidik harus mengedepankan keprofesionalan. Dengan keprofesionalan para tenaga pendidik, akan mampu mencetak Sumber Daya Manusia yang tangguh, unggul, dan memiliki daya saing nantinya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean.

Pria kelahiran Madiun ini mengatakan jika menjadi guru profesional, harus memiliki tiga hal. Pertama, seorang guru harus memiliki keahlian berbahasa inggris. Kedua, tak cukup dengan keahlian saja, tetapi juga harus memiliki rasa tanggung jawab. Ketiga, selain kedua hal tersebut, seorang guru profesional juga harus memiliki rasa kebersamaan antar sesama guru. Sehingga, proses pelatihan dan pendidikan tenaga pendidik juga merupakan aspek yang penting dalam mencetak guru profesional, dan juga pekerjaannya tak dapat tergantikan. Ia menuturkan jika peran tenaga pendidik dapat digantikan oleh seorang yang bukan guru, maka pekerjaan tenaga pendidik tersebut bukanlah sebuah profesi. Dengan begitu, tugas seorang tenaga pendidik itu harus bekerja dengan sikap profesional, dan menjadikan peran pekerjaannya tersebut tak tergantikan oleh orang lain.

Belajar Kursus bahasa inggris di dalam Program Indonesia Pintar

muhadjir effendy

Muhadjir menjelaskan mengenai aspek perluasan bahwa PIP alias Program Indonesia Pintar mampu menolong anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dapat bersekolah kembali. Sementara dalam upaya memenuhi suatu kebutuhan pada era Masyarakat Ekonomi Asean mendatang, diperlukan penguatan terhadap vokasi atau pendidikan keterampilan bahasa inggris. Menurut portal pendidikan kursus belajar bahasa inggris educenter.id seorang tenaga pendidik harus memiliki sebuah keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dalam dunia kerja. Pendidikan keterampilan atau vokasi ini harus dapat mencetak tenaga kerja profesional.

guru

Mantan Rektor UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) ini merasa optimis dan yakin bahwa penguatan akan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki keunggulan dalam menerjang Masyarakat Ekonomi Asean. Apabila pedidikan karakter ini nantinya sukses, maka pada tahun 2045 mendatang, mampu mencetak penerus bangsa yang berjiwa tangguh, dan juga menghasilkan pemuda yang cemerlang.

kementerian pendidikan dan kebudayaan

Sementara itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia telah memberangkatkan 115 guru ke Malaysia, yang dimana akan memiliki kewajiban untuk mengajar dan mendidik para anak-anak yang orang tuanya merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Guru-guru tersebut akan ditempatkan di beberapa wilayah Malaysia, diantaranya di Kota Tawa, Kota Kinabalu, dan Kota Sarawak, serta Kota Kemanggisan.